Cerita Klasik masa SMA

Tiada kisah paling indah…kisah kasih di sekolah” sebuah penggalan lagu yang dinyanyikan oleh almarhum Crisye ini seperti mengajak kita kembali ke berbagai kenangan saat sekolah terutama masa SMA.. masa ketika semua cerita pertama dimulai.

Hampir semua orang mengakui kalo masa SMA adalah momen paling indah dan punya sejuta cerita. Mulai dari melanggar aturan, contek-contekan, sampe masa-masa cinta pertama bersemi.

Nggak heran kalo masa SMA selalu menyimpan kenangan yang nggak terlupakan. Nah, ngomongin soal kenangan di sekolah, pastinya nggak semuanya indah. Ada keluh kesahnya, ada pula hal memalukannya.

Dari gank kompak sampai malu ditembak

Rani Septiani (19) mengutarakan kenangan indahnya di masa SMA ketika ia memiliki para sahabat yang kompak dan asik. “Serunya masa SMA itu karena punya sahabat yang kompak abis. Jalan-jalan bareng, seru-seruan bareng, nonton bareng, foto bareng pokoknya ngelakuin banyak hal bareng-bareng,” tuturnya. Meskipun dulu ia dan sabahatnya selalu berbarengan, namun untuk obsesi dan impian tentu punya keinginan yang berbeda. Setelah lulus, Rani sempet sedih karena teman-temannya berpencar dan menuntut ilmu ke jenjang lebih tinggi di tempat yang berbeda. “Sedihnya pas udah perpisahan kita beda-beda kampus. Tapi kangen bisa terobati karena kita saling kontakan dan kalo ada waktu bisa reunian ngobrolin momen seru di masa-masa SMA yang dulu pernah kita alamin,” ungkap gadis berjilbab ini.

Rani nggak memungkiri kalo di masa-masa keseruannya bersama para sahabatnya ini, ia pun punya pengalaman buruk. Ia pernah ditembak oleh seorang cowok di depan teman-teman dan wali kelasnya. “Wah pokoknya malu-maluin banget deh, ada cowok yang ngecengin aku gitu trus dia nembak aku di depan temen-temen dan wali kelas,” ujarnya sambil sedikit tertawa. Namanya juga kisah percintaan, emang kadang nggak kita duga. Karena Rani nggak punya perasaan sama cowok itu, ia pun menolaknya.

“Eh taunya dia jadian sama sahabat aku dan langgeng sampe sekarang,” pungkasnya.

Telat mah biasa

Berbeda dengan Rani yang punya pengalaman indah dengan sahabat dan pengalaman buruk ditembak di depan umum, Meta Mayadisti (30) Apoteker cantik ini mengingat masa-masa SMAnya ketika ia sengaja telat datang sekolah supaya di hukum oleh sang guru piket. Nah, ternyata si guru piket ini adalah kecengannya. “Dulu waktu SMA sengaja pengen di hukum sama guru piket karena gurunya masih muda dan ganteng. Terus suka dimodusin gitu hehehe… sempet deket juga eh taunya cuman diharkosin doang. Kalo temen-temen tau pasti pada ngetawain deh,” cuapnya.

Bagi Meta, masa SMA dijadikan sebagai pembelajaran penting. Kenangan buruk yang pernah ia alamin, ketika tau kalo guru piket yang dikecenginnya itu mau menikah dengan cewek lain. “Kenangan indah itu waktu ngecengin guru piket, eh taunya malah jadi kenangan buruk karena guru ini ngundang aku buat datang ke pernikahannya,” pungkasnya.

I hate you all

Bila banyak diluar sana yang selalu merindukan masa putih abu-abu ini, Mira (28) justru adalah orang yang membenci saat-saat itu. “Kalau ada satu masa cupu yang ingin gue lupakan, ya masa SMA. Ingetnya aja bikin gue emosi” ceritanya kepada kami.

Wanita yang sekarang bekerja sebagai design grafis di salah satu agency di Jakarta ini mengaku, menghabiskan tiga tahunnya dengan penuh bully dan tekanan yang tidak berkesudahan.  Mulai dari senior sampai teman satu angkatan membenci dirinya dengan alasan yang nggak jelas. “Bayangin.. udah puluhan kali gue dilabrak,bahkan setiap kali gue tanya kenapa jawabannya cuma satu, mereka nggak suka sama gaya gue.. WTF”

Lalu bagaimana ya dengan cerita romansanya di masa SMA ?

Mira menghabiskan waktu sekitar lima menit menjawab pertanyaan kami, menurutnya cerita itulah yang paling menyakitkan dari semua kenangan di bangku sekolahnya dulu. “Sahabat gue satu-satunya selingkuh sama pacar gue di sekolah. DUMN… padahal cuma dia sahabat yang paling ngertiin dan jadi kekuatan gue bertahan di sekolah. Lengkap sudah penderitaan gue”. tutupnya kepada kami.

Well, semua orang selalu punya cerita. Bahkan disemua kenangan indah selalu ada cerita pahit yang ingin dilupakan. Bukan karena masa, tapi itu adalah nilai dari pencarian identitas kita sekarang. Jadi.. apa ceritamu ?

Leave a Reply